Showing posts with label Rukun Iman. Show all posts
Showing posts with label Rukun Iman. Show all posts

Rukun Iman Dan Penjelasannya



Sebagai umat Islam kita wajib beriman dengan 6 rukun iman ini yang menjadi pokok atau asas kepada aqidah yang kita pegang selama ini. Iman dalam bahasa arab bermaksud ‘membenarkan’ atau ‘sesuatu kepercayaan yang kukuh’. Daripada istilah bahasa Iman ialah membenarkan sesuatu secara pasti dan tidak menerima perubahan atau pembatalan dengan disertai kepatuhan yang sempurna padanya.  Perkataan Iman berasal daripada kata akar 'al-Amn' yang bermaksud aman damai tanpa rasa takut. Daripada kalimah ini, lahirlah perkataan al-Iman yang membawa erti mengiktiraf dan membenarkan. 

Terdapat 6 perkara dalam rukun iman, iaitu;


1. Beriman Kepada Allah S.W.T

Kita mengimani Tauhid Rububiyah Allah S.W.T ertinya bahwa Allah adalah Rabb iaitu pencipta, penguasa dan pengatur segala yang ada di alam semesta ini. Kita juga harus mengimani Tauhid Uluhiyah Allah S.W.T ertinya Allah adalah Ilaah (sembahan) Yang hak, sedang segala sembahan selain-Nya adalah batil. Keimanan kita kepada Allah belumlah lengkap kalau tidak mengimani Asma’ (nama-namaNYA) dan SifatNya, ertinya bahawa Allah memiliki nama-nama yang maha Indah serta sifat-sifat yang maha sempurna dan maha luhur.  

Firman Allah yang bermaksud: “(Dia adalah) Tuhan seluruh langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya. Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beridat kepada-Nya. Adakah kamu mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya (yang patut disembah)?." (QS. Maryam: 65)

Firman Allah lagi yang bermaksud: “Tiada sesuatupun yang serupa dengan-Nya. Dan Dia-lah yang maha mendengar lagi Maha melihat”. (QS. Asy-Syura:11)


2. Beriman Kepada Malaikat

Beriman kepada para malaikat Allah yakni dengan meyakini kebenaran adanya para malaikat.
Sebagaimana firman-Nya, yang bermaksud: ”Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, tidak pernah mereka itu mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.” (QS. Al-anbiya: 26-27)

Mereka diciptakan Allah untuk beribadah dan mematuhi segala perintah-Nya. Firman Allah, ertinya: “Dan malaikat-malaikat yang disisi-Nya mereka tidak bersikap angkuh untuk beribadah kepada-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya. “
 (QS. Al-Anbiya: 19-20).


3. Beriman Kepada Kitab

Kita percaya bahawa Allah telah menurunkan kepada rasul-rasul-Nya kitab-kitab sebagai hujah buat umat manusia dan sebagai pedoman hidup bagi orang-orang yang mengamalkannya, dengan kitab-kitab itulah para rasul mengajarkan kepada umatnya kebenaran dan kebersihan jiwa mereka dari kemusyrikan.

Firman Allah: “Sungguh, kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah kami turunkan bersama mereka Al-kitab dan neraca (keadilan) agar manusia melaksanakan keadilan.” (QS. Al-Hadid: 25)

Dari kitab-kitab itu, yang kita kenal ialah :

a) Taurat, yang Allah turunkan kepada nabi Musa A.S, sebagaimana firman Allah dalam Al-Maidah: 44.
b) Zabur, kitab yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala  kepada Daud A.S.

c) Injil, diturunkan Allah kepada nabi Isa, sebagai pembenar dan pelengkap Taurat.

Firman Allah: “Dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa) injil yang berisi petunjuk dan nur, dan sebagai pembenar kitab yang sebelumnya iaitu Taurat, serta sebagai petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS : Al-Maidah : 46)

d) Shuhuf, (lembaran-lembaran) yang diturunkan kepada nabi Ibrahim dan Musa.

e) Al-Quran, kitab yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad penutup para nabi.
Firman Allah yang bermaksud: “Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya (permulaan) al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeza antara yang haq dan yang batil…” (QS. Al Baqarah: 185)


4) Beriman Kepada Rasul

Kita mengimani bahawa Allah Ta’ala telah mengutus rasul-rasul kepada umat manusia.
 Firman Allah: “(Kami telah mengutus mereka) sebagai rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, supaya tiada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah (diutusnya) rasul-rasul itu. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. AN-Nisa: 165)


5) Beriman Kepada Hari Kiamat

Kita mengimani kebenaran hari akhirat, iaitu hari kiamat, yang tiada kehidupan lain sesudah hari tersebut.Untuk itu kita mengimani kebangkitan, iaitu dihidupkan kembali semua mahkluk yang sesudah mati.

Allah Firman Allah yang bermaksud: ”Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang ada dilangit dan siapa yang ada di bumi kecuali yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka bangkit menunggu (keputusannya masing-masing).”
 (QS. Az-Zumar: 68)


6) Beriman Kepada Qada’ Dan Qadar

Kita juga mengimani qadar (takdir), yang baik dan yang buruk iaitu ketentuan yang telah ditetapkan Allah untuk seluruh mahkluk-Nya sesuai dengan ilmu-Nya dan menurut hikmah kebijakan-Nya.

Iman kepada qadar ada empat tingkat:

Ilmu

ialah mengimani bahawa Allah Maha tahu atas segala sesuatu yang dikehendaki.

Kitabah

ialah mengimani bahwa Allah telah mencatat di Lauh Mahfuzh apa yang terjadi sampai hari kiamat.

Masyi’ah

ialah mengimani bahawa Allah telah menghendaki segala apa yang ada di langit dan di bumi, tiada sesuatupun yang terjadi tanpa dengan kehendak-Nya.

Khal

Ialah mengimani Allah adalah pencipta segala sesuatu.


Keempat tingkatan ini meliputi apa yang terjadi dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala sendiri dan apa yang terjadi dari mahkluk. Maka segala apa yang dilakukan oleh mahkluk berupa ucapan, perbuatan atau tindakan meninggalkan, adalah diketahui, dicatat dan dikehendaki serta diciptakan oleh Allah.


Nama-Nama Malaikat Dan Tugasannya



Percaya kepada malaikat merupakan rukun iman kedua yang wajib kita percaya dan imani oleh orang islam dengan sepenuh jiwa tanpa keraguan padanya. Percaya di sini bermaksud meyakini bahawa wujudnya malaikat yang menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Allah S.W.T dengan taat dan patuh. 

Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tiada seorang pun di muka bumi ini mengetahui jumlah malaikat kesluruhannya dengan tepat, hanya Allah S.W.T sahaja yang mengetahui jumlahnya sebagaimana firman Allah S.W.T di dalam Surah Al-Muddathir ayat 31 :




Maksudnya : “Dan tiada yang mengetahui tentera Tuhanmu melainkan Dia lah sahaja. Dan (ingatlah, segala yang diterangkan berkenaan dengan) neraka itu tidak lain hanyalah menjadi peringatan bagi manusia.” 

Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para Nabi dan Rasul. Malaikat selalu menampakan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. Seperti yang terjadi kepada Nabi Ibrahim  dan isterinya  Siti Sarah ketika didatangi dua malaikat untuk menyampaikan khabar gembira tentang kelahiran zuriat baginda bernama Ishak. Pada malam itu juga selepas kedua malaikat itu mengunjungi nabi Ibrahim, mereka akan menemui nabi Lut untuk menyampaikan peringatan bala Allah yang akan menimpa umatnya ketika subuh keesokan harinya.

Allah menciptakan mereka dari cahaya. Sebagaimana diterangkan oleh hadis Riwayat Muslim:

“Allah menciptakan malaikat dari cahaya, menciptakan jin dari nyala api, dan menciptakan Adam dari apa yang telah disifatkan (dijelaskan) kepada kalian.” (HR. Muslim)

Banayak lagi terdapat dalil dari Allah S.W.T tentang kewujudan malaikat dan dari hadis-hadis yang menerangkan perkara yang sama.

 Firman Allah:

”Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari Kemudian, Maka Sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” (QS. An Nisaa’: 136)


“Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, Maka Sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah: 98)


Sabda Rasulullah saw:

“Rasulullah saw. pada suatu hari bersama para sahabat, lalu seorang laki-laki datang padanya kemudian berkata; “Ya Rasulullah, apakah iman itu?” Rasul menjawab, “Iman adalah kamu beriman pada Allah, malaikat, kitabNya, bertemu denganNya, para Rasul, dan beriman kepada hari kebangkitan.””


“Ya Allah Tuhannya Jibril, Tuhannya Mikail, Tuhannya Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui alam ghaib dan alam nyata, Engkau memutuskan di antara hamba-hamba-Mu dalam apa yang mereka perselisihkan, berilah aku petunjuk kepada kebenaran yang mereka berselisih di dalamnya dengan izin-Mu, karena Engkau memberi petunjuk siapa yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus.” (HR. Muslim)


“Sesungguhnya Al-Bait Al-Ma’mur (rumah di langit ke tujuh yang dikelilingi para malaikat) dalam setiap hari dimasuki tujuh puluh ribu malaikat dan mereka tidak keluar daripadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Diantara para malaikat, yang wajib diketahui oleh semua orang islam adalah seperti berikut :



1.Malaikat Jibrail A.S.

Diberi satu jawatan khusus dan yang paling mulia iaitu utusan yang menghubungkan   di antara Allah dengan rasul-rasul-Nya, dan juga ditugaskan menyampaikan wahyu daripada Allah kepada rasul-rasul-Nya itu.

2.Malaikat Mikail

Ditugaskan oleh Allah menurunkan hujan untuk menghidupkan bumi, binatang-binatang, sayur-sayuran, pokok-pokok, buah-buahan, biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan yang lain.

3.Malaikat Israfil

Ditugaskan oleh Allah meniupkan sangkakala pada hari kiamat dan pada ketika itu makhluk-makhluk yang ada di langit dan di bumi semuanya mati kecuali yang dikehendaki Allah terkemudian matinya.

4.Malaikat ‘Izrail

Ditugaskan oleh Allah untuk mencabut (mengambil) nyawa semua yang bernyawa di alam dunia ini.

5.Malaikat Munkar dan Nakir

Ditugaskan oleh Allah untuk menyoal mayat selepas manusia  meninggal dunia.

6.Malaikat Raqib

Ditugaskan oleh Allah untuk mencatat segala perbuatan dan perkataan yang baik daripada manusia.

7.Malaikat Atid

Ditugaskan oleh Allah untuk mencatat segala perbuatan dan perkataan yang jahat daripada manusia.

8.Malaikat Malik

Ditugaskan oleh Allah untuk menjaga pintu neraka tempat manusia menerima balasan dari dosa dan kederhakaan manusia kepada Allah.

9.Malaikat Ridhwan
Ditugaskan oleh Allah untuk menjaga pintu syurga tempat manusia menerima balasan dari ketaatan dan ketakwaan manusia kepada Allah.
.. .. ..